Selamat Datang !!!

Selamat datang di Blogku, Semoga bermanfaat, Tolong tinggalkan komentar....!

Rabu, 04 Mei 2011

depresi pada ibu hamil

Depresi Umum terjadi Sebelum, Selama dan Setelah Hamil

jdokter – Satu dari tujuh perempuan mengalami depresi sebelum, selama atau setelah melahirkan, demikian menurut studi pada lebih dari 4.300 perempuan yang dicatat dalam Kaiser Permanente HMO. Selama sembilan bulan sebelum hamil, 8.7% perempuan didiagnosa mengalami depresi, berbanding 6.7% perempuan yang dirawat karena depresi selama hamil dan 10.4% yang mengalami kejadian depresi setelah melahirkan kata Evelyn Whitlock, M.D., M.P.H., dari Kaiser Permanente Center for Health Research, rekan penulis studi pada bulan Oktober dalam terbitan the American Journal of Psychiatry.

“Perawatan yang dilakukan mendukung screening depresi yang tidak bisa menemukan depresi yang tidak terdeteksi dan, dengan perawatan yang tepat, mengurangi meluasnya efek penyakit ini pada ibu, bayi dan saudara kandung lainya,” demikian kesimpulan para penulis.

Dr. Whitlock mengatakan bahwa tingkat depresi yang diamati dalam analisa ini dibandingkan dengan “latar belakang, tingkat depresi dalam jangka panjang diantara perempuan.”

Tetapi penemuan itu juga bermanfaat karena para dokter klinik dan masyarakat pada umumnya bertukar pikiran mengenai keyakinan itu saat perempuan merencanakan hamil dan selama kehamilan,” perempuan kemungkinan tidak mengalami depresi, pada saat yang bersamaan, terdapat peningkatan perhatian terhadap depresi selama masa kejadian setelah melahirkan.”

Para peneliti telah mengidentifikasi 4.398 perempuan yang mengalami minimal satu kali kehamilan sejak 1 Desember 1998 sampai 31 Desember 2001. Semua perempuan dicatat terus dalam rencana kesehatan selama minimal 39 minggu sebelum kehamilan dan minimal sembilan bulan setelah melahirkan. Depresi teridentifikasi dengan kode ICD-9 dalam catatan kesehatan atau dengan antidepressan yang dilepaskan dalam 30 hari sejak diagnosis gangguan mental.

Depresi paling sering ditemukan pada perempuan yang memiliki tiga anak atau lebih sebelum indek kehamilan, perempuan yang merokok selama hamil, atau pasien yang memerlukan bantuan perawatan.

Umur, pendidikan, dan selama tiga bulan mengikuti program perawatan sebelum melahirkan tidak terkait dengan depresi.

Tujuh puluh tujuh persen perempuan yang terdiagnosa mengalami depresi sebelum hamil minimal diberikan satu resep obat antidepresan, seperti yang dilakukan sebanyak 67% perempuan yang didiagnosa selama hamil dan 82% didiagnosa setelah terjadi peristiwa pasca melahirkan.

Kimberly A. Yonkers, M.D., dari Yale menulis editorial bahwa meskipun database yang digunakan dalam studi memberikan ukuran sample yang besar, namun tidak memberikan informasi yang tepat mengenai penyebab yang memungkinkan” seperti kebiasaan kesehatan dan karakteristik rasa sakit.”

Dan, Dr. Yonkers menulis belum jelas apakah peningkatan dalam diagnosa setelah melahirkan merupakan “akibat kemauan pasien untuk mengungkap gejala depresi setelah melahirkan, peningkatan kewaspadaan para dokter dalam mendiaknosa gangguan depresi setelah melahirkan atau perbedaan yang sebenarnya dalam kejadian depresi.”

sumber : jdokter.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar